Wednesday, October 29, 2014

The sun wasn't fully shining bright that day, we had gloomy day instead but it wasn't a problem to keep continuing our journey in Japan. We left Mount Fuji and Lake Kawaguchi behind and went straight to the metropolis city ever, the capital of Japan, Tokyo.
KORYU HOTEL, FUJIKAWAGUCHIKO, JAPAN

Hari yang baru dan we still in Japan. Woke up at 6 o'clock and to see this beautiful Kawaguchi Lake through our window. What a wonderful morning.
Wait! Let me have a cup of green tea first :p
Around 7.30am, we brought our luggages down to the bus and had a delicious set of healthy Japanese breakfast and this was our breakfast menu served by Koryu Hotel.
Cuaca yang cerah ditambah dengan pemandangan yang menakjubkan di sekitar hotel berhasil membuat Sahabat Marina bergegas keluar hotel after having breakfast. Kita gak pernah lupa untuk mengabadikan keindahan alam yang diperlihatkan oleh negara Jepang ini. Jalanan yang sepi, banyaknya pohon-pohon serta taman bunga di depan hotel menjadi spot yang tepat bagi Sahabat Marina untuk sesi pemotretran Outfit Of The Day yang langsung di upload di instagram serta twitter masing-masing :D

Morning duty as a blogger; take the entire look of my outfit featuring Mr. Kito (our local guide).

Jam 8 tepat, perjalanan dilanjutkan menuju Tokyo untuk city tour. Our hearts skipped a beat when we heard the word of Tokyo. Perjalanan dari Koryu Hotel ke kota Tokyo membutuhkan waktu sekitar 4 jam. Sahabat Marina juga sempat melihat Fuji-Q Highland, tempat rekreasi keluarga yang terkenal memiliki roller coaster super tinggi dan berliku-liku. Keadaan Fuji-Q Highland pada saat itu sepi dari tanda-tanda kehidupan manusia, ntah karena Jepang sudah memasuki musim gugur atau memang belum waktunya dibuka karena tidak ada satu wahana pun yang dioperasikan, Sahabat Marina jadi penasaran bagaimana super hebohnya wahana-wahana yang ada di Fuji-Q Highland >.<
Ditengah perjalanan, kita sempat berhenti di rest area untuk membeli cemilan dan oleh-oleh.

Aku juga sempat masuk kedalam toilet yang ada di rest area tersebut. Would you believe that this is the toilet? Kebersihan toilet-toilet di Jepang memang rata-rata bisa dimasukkan kedalam kategori super bersih, super wangi dan super canggih. I felt amazed.
Hello Tokyo :D
Tiba di wilayah Tokyo, cuaca menjadi tidak mendukung, hari itu mendung, berangin disertai hujan rintik-rintik. Jalan-jalan di daerah Tokyo tampak sepi dari segala bentuk aktivitas penduduk Tokyo karena hari Senin di minggu kedua, 13 Oktober 2014 bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional di Jepang. Pemerintah setempat meliburkan para pekerja untuk beraktifitas olahraga. Namun karena cuaca di Jepang sudah diprediksi buruk pada hari-hari terakhir ini dikarena angin topan yang sedang menuju daerah Tokyo, Badan Meterorlogi Jepang memberikan peringatan kepada masyarakatnya untuk tidak banyak beraktifitas di luar rumah.
SENSO-JI TEMPLE, ASAKUSA, NORTHERN TOKYO

Asakusa menjadi destinasi pertama Sahabat Marina untuk Tokyo city tour. Asakusa's main attraction is Sensoji, a very popular Buddhist temple, built in the 7th century. Kita diberikan waktu untuk jalan-jalan dan belanja souvenir di Nakamise shopping street.
Kaminari-mon gate.
The infamous Japanese Melon bread / Roti Melon at Nakamise shopping street.
Asakusa also has a free service of Japanese green tea.
Daerah Asakusa ini dikenal sebagai area kota tua yang masih kental dengan nuansa tradisional khas Jepang. Disini Sahabat Marina juga sempat melihat keberadaan becak tradisional alias rickshaw di tengah kota hypermodern Tokyo.
After visiting Senso-ji Temple, we went to Ekohiki restaurant for having lunch. Ekohiki is a popular casual restaurant serving good food, the staff are friendly and helpful as well. It's located about a 5 minutes walk from Senso-ji, the restaurant will charm you with its old world atmosphere and good food. We really had great meal.
Our lunch menu; nabe / masakan panci adalah jenis masakan jepang yang dimasak dan dihidangkan di dalam panci besar. Panci ini diletakkan di atas kompor kecil yang ada di atas meja. Masakan nabe termasuk jenis masakan steamboat yang dihidangkan untuk beberapa orang sekaligus yang duduk mengelilingi panci berisi hidangan utama. Makanan diambil sendiri dari panci dan dipindahkan ke mangkuk milik sendiri sebelum dimakan. Makanan ini salah satu makanan populer saat musim dingin di Jepang.
Sehabis menyantap makan siang, kita kembali menuju bus untuk melanjutkan perjalanan ke Tokyo Sky Tree untuk photoshop dan video shooting.
Hey Tasia, who was the man you talking to via public phone?
Full team photo in front of Starbucks Coffee, Asakusa.
GEIDAI TAITO SUMIDA, SUMIDA, TOKYO

The Geidai Taito Sumida (GTS) Sightseeing Art Project.
GTS is a place where you can experience walking around the Sumida river and seeing Tokyo Sky Tree. In Spring you can also see the cherry blossom trees here. 
Spotted Yunita took a selfie and Ka Gati was waiting for us while we took some video shoots at GTS.
TOKYO SKY TREE, SUMIDA, TOKYO

The new tokyo tower / Tokyo Sky Tree adalah menara siaran, observasi, dan rumah makan di daerah Sumida. Menara ini telah menjadi struktur tertinggi di Jepang dan telah mencapai ketinggian akhir 634 meter di bulan Maret 2011. dan sukses menjadi menara tertinggi di dunia. Sayang sekali, Sahabat Marina tidak sempat menginjakkan kaki di Tokyo Sky Tree dikarenakan waktu yang tidak memungkinkan because we already had packed schedules, kita hanya bisa melakukan photostop dengan menara Tokyo Sky Tree di daerah Sumida. Sumida is a city located in Tokyo’s eastern district not far from Asakusa.
SHIBUYA DISTRICT

Shibuya has known as a shopping district which surrounds Shibuya Station. Shibuya is one of the fashion centers of Japan, particularly for young people and as a major nightlife area. Sahabat Marina mengunjungi daerah Shibuya untuk photostop di patung Hachiko di depan stasiun Shibuya dan merasakan Shibuya crossing, persimpangan teramai di dunia on rainy day :D Sahabat Marina juga sempat window shopping di Uniqlo dan tempat belanja terkenal, Shibuya 109.

Hachiko Mae Hiroba.

HARAJUKU STREET

Setelah asik menikmati keramaian di Shibuya, kita melanjutkan perjalanan ke tempat wisata shopping selanjutnya yaitu Harajuku Street untuk berbelanja. Harajuku is the center of Japan's most extreme teenage cultures and fashion styles but also offers shopping for adults and some historic sights.
KIDDY LAND, HARAJUKU, TOKYO


One of Tokyo's most famous and popular toy stores, Kiddy Land has a fantastic selection of toys and other products to amuse kids, including a Snoopy Town and Hello Kitty Shop on a total of five floors.  
MO-MO-PARADISE KABUKICHO BOKUJO, SHINJUKU, TOKYO

Setelah puas berbelanja di Harajuku, Sahabat Marina menuju daerah Shinjuku untuk makan malam. Pada saat malam hari, hujan deras membasahi daerah Tokyo, sesuai dengan prediksi akan ada angin topan di sekitar daerah Tokyo. Kita harus membawa payung masing-masing untuk bisa tiba di restaurant Mo-Mo-Paradise karena bus tidak bisa parkir tepat di depan restaurannya. Mo-Mo-Paradise otherwise known as "MoPara"is an All-You-Can-Eat restaurant that specializes in Sukiyaki/Shabu-Shabu. Sahabat Marina sangat menikmati makan malam pertama di Tokyo, we had beef and fresh vegetables in our favorite soup.
Sukiyaki adalah makanan khas Jepang dengan irisan tipis daging sapi, sayur-sayuran dan tahu di dalam panci besi yang dimasak di atas meja makan dengan cara direbus. Sukiyaki dimakan dengan mencelup irisan daging ke dalam kocokan telur ayam mentah.
TOKYO GRAND HOTEL, SHIBA-MINATO, TOKYO

Tokyo Grand Hotel is centrally located to many attractions of Tokyo such as Imperial Palace, Tsukiji Market, Roppongi and Ginza shopping district. The hotel is also within walking distance to Tokyo Tower and Zojoji Temple.   We stayed at this hotel for 2 nights. Sahabat Marina mendapat kamar di lantai 14 dengan pemandangan yang indah dari bangunan daerah Minato.
And this was my bedroom for the next 2 nights in Tokyo.
TO BE CONTINUED........

FOLLOWERS